Polisi Ungkap Motif Awal Penembakan Korban Husain di Polewali Mandar
Ruang Polewali — Kasus penembakan yang menimpa seorang pria bernama Husain (35) di Kecamatan Campalagian, Kabupaten Polewali Mandar, kini terungkap motif awalnya. Pihak kepolisian menyatakan bahwa pelaku awalnya tidak berniat membunuh korban, melainkan hanya ingin melukai sehingga Husain cacat seumur hidup.
Kapolres Polewali Mandar, AKBP Dedi Saputra, menjelaskan bahwa penyelidikan awal menunjukkan perencanaan yang dilakukan pelaku bersifat personal dan terfokus pada niat membalas dendam, bukan pembunuhan. “Dari keterangan tersangka, ia ingin memberikan pelajaran kepada korban agar mengalami cacat permanen. Namun, tindakan itu berakhir tragis karena korban terluka parah dan nyawanya terancam,” kata AKBP Dedi.
Kejadian itu terjadi di sebuah jalan sepi di Kecamatan Campalagian, di mana Husain sedang berkendara. Pelaku yang sudah lama mengenal korban menembakkan senjata api secara mendadak. Korban kemudian dilarikan ke rumah sakit terdekat, namun kondisi luka serius membuat nyawa Husain berada dalam kondisi kritis.
Kepolisian yang menerima laporan segera melakukan pengejaran terhadap pelaku. Setelah buron selama beberapa minggu, pelaku berhasil ditangkap dan kini sedang menjalani proses hukum di Polres Polewali Mandar. “Pelaku akan dijerat dengan pasal penganiayaan berat menggunakan senjata api, sesuai ketentuan hukum yang berlaku,” tambah AKBP Dedi.
Kasus ini menimbulkan keprihatinan masyarakat setempat. Warga menekankan perlunya pengawasan penggunaan senjata api, serta sosialisasi hukum agar kasus serupa tidak terulang. Aparat keamanan juga mengimbau warga untuk menjaga komunikasi dan menyelesaikan konflik secara damai, bukan dengan kekerasan.
Selain itu, kepolisian juga melakukan pendampingan medis dan psikologis bagi keluarga korban untuk membantu pemulihan fisik dan mental akibat trauma peristiwa penembakan ini. Pihak berwenang memastikan bahwa proses hukum terhadap pelaku berjalan transparan, dan keadilan bagi korban serta keluarga akan ditegakkan sepenuhnya.
Kasus penembakan Husain di Polewali Mandar menjadi pengingat bagi masyarakat mengenai bahaya tindakan kekerasan pribadi dan pentingnya penyelesaian konflik melalui jalur hukum. Pemerintah daerah dan aparat kepolisian setempat terus berupaya meningkatkan kesadaran hukum dan keamanan warga di seluruh wilayah Kabupaten Polewali Mandar.




